Sholawat Adrikni
Sholawat Adrikni (bahasa Arab: صلاة الاستغاثة; “Sholawat Memohon Pertolongan”) adalah sholawat yang singkat namun penuh keutamaan, yang dibaca ketika menghadapi kesulitan, kesempitan, dan berbagai musibah. Para ulama dan orang-orang saleh telah lama mengamalkan sholawat ini ketika menghadapi berbagai ujian, dengan memohon pertolongan melalui keberkahan Rasulullah ﷺ. Di antara keutamaan yang diriwayatkan adalah bahwa, dengan izin Allah Ta‘ala, sholawat ini menjadi wasilah datangnya pertolongan ruhani dari Rasulullah ﷺ serta jalan keluar dari berbagai kesulitan.
Tampilkan lebih sedikitSholawat Adrikni dalam Bahasa Arab, Latin dan Artinya
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ❁ قَدْ ضَاقَتْ حِيلَتِي أَدْرِكْنِي يَا رَسُولَ اللَّهِ ❁
Allâhumma shalli wa sallim ‘alâ sayyidinâ Muḫammadin, qad dlâqat ḫîlatî, adriknî yâ Rasûlallâh.
Ya Allah, limpahkanlah sholawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad. Segala upayaku telah menemui jalan buntu. Wahai Rasulullah, tolonglah aku.
| MP3 | Unduh |
Manfaat Sholawat Adrikni
Sholawat Adrikni diriwayatkan telah diterima secara langsung dari Rasulullah ﷺ dalam mimpi oleh Mufti Damaskus, Syekh Hamid Effendi al-Imadi. Kemudian, bacaan Sholawat Adrikni ini diriwayatkan dengan sanad yang bersambung oleh Sayyid Muhammad Amin Ibnu Abidin al-Syami (w. 1252 H/1836 M.), seorang ulama besar mazhab Hanafi pada masa Kesultanan Utsmaniyah di Damaskus dan penulis kitab fikih yang sangat masyhur, Radd al-Muhtar.
Dalam thabat-nya, Ibnu Abidin meriwayatkan melalui gurunya, Sayyid Muhammad Shakir al-Aqqad, dari seorang ulama saleh Damaskus, Syekh Ahmad al-Halabi, dari Mufti Damaskus, Syekh Hamid Effendi al-Imadi, yang menceritakan peristiwa berikut:
Suatu ketika, seorang menteri pemerintahan di Damaskus berniat menghukumku. Aku pun menghabiskan malam itu dalam kegelisahan dan kesusahan yang sangat. Pada malam itu juga, aku bermimpi bertemu junjungan kita, Rasulullah ﷺ. Beliau ﷺ menenangkan hatiku, mengajarkan Sholawat Adrikni kepadaku, lalu bersabda bahwa jika aku membacanya, Allah akan menghilangkan kesulitanku. Setelah terbangun, aku segera mulai membacanya. Sebelum mencapai dua ratus kali bacaan, datanglah seseorang yang mengabarkan bahwa urusan tersebut telah selesai dan kesulitan itu telah diangkat. Berkat keberkahan Rasulullah ﷺ, Allah menghilangkan kesulitanku.
Ulama sufi dan arif billah asal Turki pada abad ke-19, Syekh Muhammad Haqqi Effendi al-Nazili (w. 1301 H./1884 M.) juga menjelaskan beberapa keutamaan Sholawat Adrikni. Beliau menuturkan bahwa suatu ketika ia meminta kepada gurunya agar diajarkan suatu wirid yang dapat menambah ilmunya, mendekatkannya kepada Allah, serta menguatkan hubungannya dengan Rasulullah ﷺ. Sang guru kemudian mengajarkannya Ayat al-Kursi (QS. Al-Baqarah: 255) bersama sholawat ini.
Beliau juga menjelaskan bahwa siapa saja yang mengamalkan Sholawat Adrikni secara rutin, dengan izin Allah Ta’ala, akan memperoleh ilmu dan rahasia-rahasia ruhani secara langsung dari Rasulullah ﷺ, hingga berada di bawah perhatian ruhani khusus beliau ﷺ. Beliau menegaskan bahwa hal ini merupakan amalan yang telah dicoba dan terbukti.
Sholawat Adrikni secara tradisional dibaca 100 hingga 300 kali setiap hari.
Keutamaan yang Diriwayatkan
Pembacaan Sholawat Adrikni secara rutin dikaitkan dengan berbagai keutamaan dan manfaat berikut:
- Terbebas dari kesulitan, kecemasan, dan kesusahan, dengan izin Allah.
- Bertambahnya ilmu yang bermanfaat.
- Mendekatkan diri kepada Allah.
- Memperkuat hubungan rohani dengan Rasulullah ﷺ.
- Memperoleh ilmu dan rahasia-rahasia rohani dari Nabi ﷺ, dengan izin Allah.
- Berada dalam pemeliharaan rohani khusus dari Nabi ﷺ.
Bacaan yang Dianjurkan
Bacaan berikut dianjurkan untuk tujuan-tujuan tertentu:
- Untuk memperoleh jalan keluar dari kesulitan dan kesusahan: Bacalah hingga datang jalan keluar. Diriwayatkan bahwa kesulitan Syekh Hamid Effendi al-Imadi telah terangkat sebelum beliau menyelesaikan 200 kali bacaan.
- Untuk memperoleh ilmu yang bermanfaat, pertumbuhan rohani, dan memperkuat hubungan dengan Rasulullah ﷺ: Bacalah Ayat Kursi (Al-Qur’an 2:255) bersama dengan sholawat ini.
- Untuk amalan harian: Bacalah antara 100 hingga 300 kali setiap hari.